5 – 6 Artikel/ Hari

Sejak 1984, saya telah menembus Kompas, sebagai penulis pro. Telah lebih 4.000 artikel saya dimuat media regional, nasional, dan internasional. Maka sejak 2005, saya memutuskan: Gantung artikel, tidak lagi menulis pendek dan singkat.
 
Menulis 800-1.200 kata, terlalu mudah. Dalam tempo 30 menit juga siap tayang. Selesai. Maka harus ada tantangan untuk terus bergerak maju. Maka saya hanya menulis buku, yang abadi.
 
Challenges, tantangan. Perlu ada dan wajib direspons agar kita bergerak ke kurva semakin naik: good, better, best.
 
Namun, sejak 2020. Terpantik gagasan “the death of expertise”, jika tidak nulis di era digital dan tidak punya web dan medsos; saya terjun nulis artikel lagi. Terutama untuk menaikkan trafik Web sendiri dalam upaya menebar jala datangnya cuan dari Google AdSense.
 
Selain itu. Sudah tentu, menulis untuk memperkanjang hobi sekaligus profesi. Agar tidak dilindas zaman, yang terus berubah, dan dilupakan waktu yang tidak pernah menoleh surut ke belakang. Namun, yang terpenting dari semua itu, adalah: berkanjang, persisten, tetap menjaga writing spirit. Sekaligus, tetap berada di jalur literasi –seperti atlet yang meski jawara tetap latihan, setiap hari, melenturkan badan dan memelihara momentum.
 
Pernah suatu akhir pekan, hari Sabtu. Di bulan ini pula (Oktober 2022). Saya tebar 6 artikel, kemudian Share. Maka pengunjung (Views) media kami lebih dari 2.000 (ada grafiknya, tidak saya munculkan di sini). Perhitungannya: dikunjungi 1.000 maka iklan Google dikalikan rp100.
 
Maka kini. Di Web kami: Bibliopedia Id. Sehari saya menulis 5-6 artikel/ hari.
 
Menulis dan tulisan di media sosial masa kini. Begitulah cara kerjanya!
Sepagi ini, ngopi sembari ngo pi (ngolah pikir), saya baru menulis 2 artikel.
Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 729

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply