Katolik Dayak dan Dayak Katolik Itu seperti Apa Sih?

Buku ini merupakan hasil dari refleksi penulis, yang mencakup data-data sejarah, peristiwa-peristiwa yang diulas, serta berbagai persoalan yang dibahas.

Banyak informasi dalam buku ini berasal dari studi pustaka, dan hanya sebagian kecil dari pengalaman dan dialog penulis. Akurasi data historis yang disajikan dalam buku ini perlu ditelaah kembali oleh mereka yang secara khusus mempelajari sejarah. Penulis mengakui bahwa dalam menggali sejarah Dayak dan topik-topik yang berkaitan dengan Dayak, terdapat kesulitan, karena penulis bukan seorang sejarahwan, melainkan seorang individu muda yang bertanya dan merenungkan tentang identitasnya.

Baca Industri Buku di Era the New Media

Maksud dari buku ini adalah untuk membantu orang Dayak, khususnya yang telah memeluk agama Katolik, menemukan tempatnya dalam sejarah, serta merespons isu-isu sejarah, sosial, politik, dan budaya. Tujuan buku ini bukan hanya untuk diri sendiri atau kelompoknya sendiri, tetapi juga untuk kesejahteraan bersama.

Buku ini menggunakan nada bahasa eksklusif Katolik Dayak, dan bisa dianggap sebagai sebuah ‘kicauan dari dalam’ yang mungkin tidak selalu didengar oleh semua orang.

Kicauan ini merupakan upaya penulis untuk merespons beberapa isu yang ada di dalam komunitas Katolik, khususnya suku Dayak di Kalimantan. Meskipun banyak konteks yang dibahas berasal dari Kalimantan Barat, isi buku merujuk pada ajaran sosial Katolik. Kontribusi ajaran sosial Katolik membantu dalam mendalami ide-ide yang disajikan dalam buku ini dan juga menunjukkan pandangan Gereja yang benar.

Penulis menekankan bahwa militansi umat Katolik, terutama kaum Dayak, perlu terus didorong dengan bantuan-bantuan yang relevan.

Baca Wajah Bali di Mentaren

Penulis berupaya menjelaskan bahwa misi yang telah tertanam dalam komunitas adalah seperti mutiara berharga yang tidak boleh dilemparkan kepada ternak. Misi ini terus diupayakan melalui berbagai cara, seperti pengajaran, katekese, kotbah, dan pertemuan-pertemuan. Kilasan sejarah dan persoalan-persoalan terkini menjadi fokus dalam rangka melanjutkan perjalanan misi dan membangun Kerajaan Allah di tempat tersebut.

Dalam buku ini, penulis menggambarkan beberapa kebingungan, kesulitan, tantangan, dan harapan yang terlibat dalam upaya membawa Gereja ke depan. Beberapa pertanyaan dan kritik dalam buku ini mencerminkan kegelisahan penulis sebagai seorang individu muda. Harapannya adalah bahwa apa yang dibahas dalam buku ini bisa menjadi semacam “ventilasi” untuk mendalami makna katolik dan identitas Dayak, sehingga Gereja dapat terus mengalami penyegaran meskipun dihadapi dengan berbagai tantangan.

Penulis juga menekankan bahwa dalam 40 tulisan yang ada dalam buku ini, tidak ada niatan untuk menggurui siapa pun. Semua tulisan lahir dari refleksi pribadi penulis dan merupakan pendapat pribadi. Adanya perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, dan buku ini bukanlah penegasan mutlak.

Baca Kaharingan dan Hindu Itu Beda Banget

Pustaka berharga ini dapat dibaca oleh baik Katolik Dayak maupun non-Katolik Dayak sebagai sumber referensi yang mencerminkan “suara di dalam” dari seorang yang terlibat dalam misi di Kalimantan. Keyakinan bahwa beberapa tema yang sama juga menjadi perhatian banyak orang di berbagai tempat menjadikan buku ini sebagai sumbangan untuk merangsang pemikiran tentang masalah yang serupa.

Dengan demikian, penulis mengucapkan terima kasih kepada pembaca dan mengharapkan agar pembaca dapat menikmati buku ini serta turut berpikir tentang isu-isu yang dibahas. *)

Share your love
Avatar photo
Biblio Pedia
Articles: 235

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply