Duc in Altum

“Duc in altum”. Sebuah frasa yang pastinya sering mampir di gendang telinga kita. Apakah makna harfiahnya? Apa pula konteksnya?

Lazimnya, suatu frasa lahir dalam konteks tertentu. Demikian pula dengan frasa ini.

Sebuah frasa merupakan sekelompok kata yang membentuk sebuah unit makna yang utuh, namun tidak memiliki predikat lengkap atau klausa independen.

Baca Dum Spiro Spero

Frasa dapat terdiri dari kata-kata atau kelompok kata yang saling berhubungan, membentuk sebuah kesatuan makna dalam suatu kalimat. Frasa dapat berperan sebagai subjek, predikat, objek, atau bagian lain dari kalimat.

Makna Duc in altum

Contoh frasa yang terkenal adalah “Duc in altum,” yang berasal dari bahasa Latin. Frasa ini dapat diterjemahkan sebagai : Bertolaklah ke laut yang lebih dalam, Berlayar ke lautan dalam. Menuju lautan yang dalam.

Makna frasa ini mencerminkan semangat eksplorasi, perjalanan, atau tantangan menuju hal-hal yang lebih dalam atau lebih tinggi, baik secara fisik maupun metaforis.

Baca  Ars Scribendi

Contoh penggunaan “Duc in altum” adalah dalam konteks kata-kata Yesus kepada para murid-Nya dalam Perjanjian Baru di Alkitab, khususnya dalam Injil Lukas 5:4.

Yesus memberikan perintah ini kepada para nelayan, mengajak mereka untuk menjauhi pantai yang dangkal dan mencoba peruntungan mereka di perairan yang lebih dalam.

Baca Et tu, Brute?

Frasa ini tidak hanya memiliki makna harfiah dalam konteks perjalanan fisik, tetapi juga dapat diartikan secara metaforis sebagai ajakan untuk mencari pemahaman yang lebih mendalam atau menghadapi tantangan dengan keberanian.

Penerapan dalam kehidupan sehari-hari

Jadi, secara umum, “Duc in altum” adalah contoh frasa. Yang mengandung makna mendalam. Dan dapat menginspirasi untuk mengeksplorasi hal-hal baru atau mencapai tujuan yang lebih tinggi dalam kehidupan.

Menangkap ikan di tepi laut yang dangkal memang memberikan pengalaman unik dengan hasil tangkapan utama berupa ikan teri yang kecil-kecil.

Meskipun lokasi ini relatif aman dari tantangan ombak dan badai, kegiatan memancing, menebar jala, dan menangkap ikan di tepi laut dapat memberikan kesempatan untuk merasakan kedamaian dan ketenangan alam.

Namun, beranjak ke perairan yang lebih dalam menantang petualangan sejati para nelayan. Menangkap ikan di kedalaman laut bukan hanya sekadar kegiatan memancing, tetapi juga suatu bentuk petualangan yang mempertaruhkan nyawa.

Para nelayan harus berhadapan dengan ombak ganas dan badai laut yang bisa datang kapan saja.

Baca Slippery Slope: Challenges in Indonesia’s Political Landscape

Salah satu hasil tangkapan yang dihasilkan dari petualangan semacam itu adalah ikan kakap. Ikan kakap dikenal sebagai ikan yang hidup di perairan dalam dan memiliki rasa daging yang lezat.

Kecanggihan dan ketangguhan nelayan di laut dalam tercermin dalam usaha mereka untuk menangkap ikan ini, yang seringkali memerlukan peralatan khusus dan keberanian ekstra.

Tidak hanya tantangan alam, tetapi juga pengetahuan tentang perilaku ikan dan teknik memancing yang tepat menjadi kunci keberhasilan para nelayan di laut dalam.

Terkadang, mereka harus menjelajahi wilayah laut yang jauh dari pantai untuk menemukan lokasi yang tepat dan menghadapi ketidakpastian cuaca.

Sikap hidup

Petualangan memancing di kedalaman laut bukan hanya sekadar mencari hasil tangkapan, tetapi juga menjadi bentuk gaya hidup dan mata pencaharian yang membutuhkan dedikasi dan keterampilan khusus.

Baca Does Any Current Leader still Implement this: “Orderint dum Metuant” in this day and age?

Keterlibatan dalam aktivitas semacam ini menciptakan ikatan erat antara nelayan dan laut, menciptakan kisah-kisah heroik dan pengalaman yang tak terlupakan dalam dunia nelayan.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan peralatan memancing, para nelayan di kedalaman laut terus mengembangkan strategi baru untuk meningkatkan hasil tangkapan dan menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

Semua ini menciptakan cerita-cerita menarik tentang petualangan di laut yang mendalam, mencerminkan daya tahan, keberanian, dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalani kehidupan sebagai nelayan sejati.

sumber ilustrasi: https://i1.sndcdn.com/avatars-000749942941-0htvr0-t500x500.jpg

 

Share your love
Avatar photo
Biblio Pedia
Articles: 211

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply