Eurycoma Longifolia |Membeli Waktu (6)

Mahal itu relatif.
Arti relatif: bergantung kepada….

Dalam hal ini, mahalnya eurycoma longifolia bergantung kepada langkanya tanaman itu. Selain masa waktu membudidayaannya yang lama. Dari mulai pembibitan hingga masa panen, minimal 10 tahun.

Saya mulai membudidayakan pasak bumi secara massal dan berkelanjutan sejak 2007. Ketika saya membawa, dan memesan, bibitnya dari hutan, orang kampung bilang, “Ada ada aja  abang ini. Kayak gak ada kerjaan aja!”

Tapi saya bergeming. Sebab kutahu apa yang kumau. Di Semarng, sebuah perusahaan jamu terkenal pernah memesan banyak. Minta disediakan pasak bumi per bulan 1 ton. Mana bisa permintaan sebanyak itu dipenuhi secara berkelanjutan.

Batang pasak bumi  belum dimanfaatkan. Baru daun dan akarnya. Namun, akan dilakukan percobaan. Apakah batangnya juga berguna sekaligus berkhasiat?

Itu awal mula saya terdorong memuliabiakkan pasak bumi. Membeli sebatang bibit a rp 10.000. Dicabut dari hutan. Ada yang langsung ditanam, jika msim hujan, ada pula yang dimasukkan lebih dulu ke dalam polybag.

Kini sekitar 200 pohon yang ditanam sejak 2007 siap-panen, batangnya yang paling kecil sebesar jempol jari orang dewasa. Tingginya sekitar 4 meter. Namun, bukan batangnya yang berguna; melainkan akarnya yang menancap ke bawah. menancap ke bawah.

Tapi siapa tahu. Ke depan, semua dari pasak bumi berguna. Bukan hanya akarnya. Yang jelas, orang setempat, menggunakan daun pasak bumi untuk berbagai manfaat. Mulai dari obat jerawat, obat kanker payudara, hingga menghentikan luka serta mengeringkannya.

Sejauh ini, batang pasak bumi  belum dimanfaatkan. Baru daun dan akarnya. Namun, percobaan ke depan, akan dilakukan. Untuk memanfaatkan semua pasak bumi. Asumsinya sudah ada. Daun dan akarnya bermanfaat, masa’ batangnya tidak berguna?

Pecobaan segera dilakukan.

Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 729

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply