Homo Deus

#1 Bestseller VersiAmazon.com. Kategori: Sains

Bestseller Versi New York Times
Top Ten Bestseller Versi Sunday Times

Guardian Book of the Year Evening Standard Book of the Year TLS Book of the Year

Sapiens menunjukkan dari mana asal kita.

Homo Deus menunjukkan ke mana kita akan pergi.

Demikian keterangan buku ini. Sungguh menakjubkan sebagai salah satu mahakarya abad ini.

Sebelum buku ini terbit, ada seri pertamanya, yang wajib dibaca sebagai preambul atau menu pembuka. Dalam buku Sapiens, Yuval Noah Harari menelusuri sejarah manusia dan menggambarkan bagaimana manusia pada masa lalu berhasil menaklukkan dunia berkat kemampuan uniknya untuk mempercayai mitos kolektif. Kepercayaan itu mencakup keyakinan pada dewa, penggunaan uang sebagai sistem ekonomi, serta konsep kesetaraan dan kebebasan yang membentuk struktur sosial masyarakat manusia.

baca Niah Cave: A Gaze into the Most Beautiful Historical Tour

Masa depan manusia

Dalam buku berikutnya yang berjudul Homo Deus,Harari berfokus pada masa depan manusia. Dia meramalkan pergeseran besar dalam kekuatan global. Evolusi dan seleksi alam yang sebelumnya menjadi kekuatan utama akan digantikan oleh teknologi baru yang memiliki kekuatan seolah-olah dewa.

Pada era Homo Deus, kecerdasan buatan dan rekayasa genetika menjadi kekuatan utama yang membentuk dan mengubah masa depan manusia.

Penggantian kekuatan utama dari evolusi menjadi teknologi ini menciptakan era baru di mana manusia mampu memanipulasi dan mengendalikan dunia mereka dengan cara yang sebelumnya tidak terbayangkan. Harari membahas bagaimana kecerdasan buatan dapat menciptakan sistem yang lebih canggih, sementara rekayasa genetika memiliki potensi untuk mengubah fundamental sifat manusia itu sendiri.

baca Apai Janggut and Panglima Jilah : The Significance of Tattoos on Two Dayak Leaders from West Kalimantan

Penting untuk dicatat bahwa bukan hanya sejarah manusia yang menjadi fokus Harari, tetapi juga perkembangan dan tantangan masa depan. Dia mendorong pembaca untuk memahami peran teknologi dalam membentuk takdir manusia dan mengeksplorasi implikasi moral, etika, dan konsekuensi sosial dari pergeseran besar ini menuju era Homo Deus.

Memadukan sains, sejarah, filsafat, dan cabang ilmunya, Prof. Harari menunjukkan visi masa depan yang awalnya tak dapat dipahami tapi kemudian tak terbantahkan: manusia akan kehilangan tak cuma dominasinya atas dunia, tapi juga semuanya. Manusia akan tergantikan oleh mesin; atas nama kebebasan dan individualisme, mitos humanis akan dibuang bak kaset lama yang usang. Seiring Homo sapiens menjadi Homo deus, muncul pertanyaan fundamental: ke mana kita pergi dari sini? Takdir baru apa yang kita jalani? Proyek apa yang harus kita lakukan? Bagaimana kita melindungi planet rapuh ini dan umat manusianya dari kekuatan destruktif kita sendiri?

Buku ini mengeksplorasi proyek, impian, dan mimpi buruk yang akan membentuk abad ke-21-dari mengatasi kematian hingga menciptakan kehidupan buatan. Dikupas oleh banyak media massa ternama dunia dan terjual 2 juta kopi hanya dalam tempo setahun sejak pertama terbit pada akhir 2016, buku ini akan mengguncang kesadaran kita ihwal masa depan umat manusia.

Apa kata pakar?

Apa kata pakar? Terutama dalam konteks penerbitan sebuah buku, apa yang dikatakan para pakar tentangnya, sangat penting. Terutama pernyataan yang mendukung atau menguatkan. Itu sebabnya, bagian buku ini (kerap di halaman belakang sampul edisi singkatnya atau di dalam halaman preliminary edisi lengkapnya) disebut “Endorsement”. Yakni peneguhan, penguatan, menganjurkan, mempromosikan, atau mengendors.

baca Endorsement Sebuah Buku

“Homo Deus akan mengejutkan Anda, juga menghibur Anda. Dan yang terpenting, buku ini akan membuat Anda berpikir dengan cara yang tidak pernahAnda pikirkan sebelumnya.”

-Daniel Kahneman, peraih Nobel Prize Bidang Ekonomi

“Harari tidak hanya sejarawan, ia seorang intellectual magpie yang telah memetik teori dan data dari banyak disiplin ilmu untuk menghasilkan studi yang sangat orisinil, provokatif, dan penting bagi umat manusia.”

– Saul David, Evening Standard

“Memukau! Ini buku yang sangat cerdas dan penuh wawasan tajam. … Sulit membayangkan ada orang bisa membaca buku ini sekali saja. Sensasi yang menegangkan.”

-David Runciman, Guardian

Share your love
Avatar photo
Biblio Pedia
Articles: 211

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply