Jaringan Bisnis Cina

Luar biasa!
Judul buku yang bekerja-efektif (bukan yang baik) adalah yang menyentak. Berupa statement (pernyataan), bukan pertanyaan. Sebab hanya kalimat pernyataan yang dapat dinilai salah/ benar.

Teknik menulis buku yang berhasil-guna adalah mulai dari general statement. Bab, atau sub-pokok pikiran berikutnya adalah uraian dari pernyataan utama itu. Seperti buku ini.
 
Judul utama Jaringan Bisnis Cina. Subjudulnya: Menguak (jaringan) itu di Asia Timur dan Asia Tenggara. Langsung menimbulkan keingintahuan.
 
Pembaca super adalah dia yang mampu menangkap gagasan pokok yang menjadi esensi buku. Akan ditemukan dalam bab tertentu. Sering pada Bab 3-5 jika buku babnya bebilang 8. Bab lain boleh dibaca, boleh juga dilewati.
 
Saya tidak membaca sampai selesai buku ini.Cukup Bagian Satu dan sebagian bagian dua. Saya bertemu yang menjadi saripati buku.
1. Bisnis Cina di Asia Timur dan Asia Tenggara tidak independen, berdiri sendiri. Ada jaringannya yang oleh Gary Hamilton (1989) disebut “Guanxi” . Yakni jaringan, jalinan, dan koneksi dalam kepemilikan bisnis.
2. Itu sebabnya, bisnis Cina mengangkat selalu mengangkat orang dekat (keluarga, saudara) untuk posisi atas. Tidak pernah profesional langsung naik. Kalaupun naik, harus mulai dari bawah, menengah, baru atas. Sampai dikenal, baru diberikan posisi. Setidak-tidaknya, profesional itu dikenal baik oleh pemilik perusahaan (loaban).
3. Anak-anak dan saudara pemilik bisnis pun harus melalui tahap dari bawah itu agar memahami jaringan bisnis internal dan dengan siapa nantinya ia bekerja di tingkat operasional.
4. Apabila mencari kemitraan/ kerja sama dengan orang liar, tidak akan mencari di luar Guanxi yang tidak dikenal/akrab.
5. Selain kepercayaan komunal, kepercayaan pribadi memainkan peran penting.
 
Meski terbit tahun 1996, inspirasi dan kandungan gizi menu buku ini, tidak pernah basi.
Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 729

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply