Burung Garuda | Melacak Asal Usul Lambang Kerajaan Sintang Dan Lambang Negara (3)

Burung Garuda.
Lambang negara kita. Imaginasi atau realita?

Jawaban atas pertanyaan hermeneutika itu, tidak bisa serta-merta. Haruslah kita trasi asal usul, sejarah, serta mencari inter-teksnya. Ini suatu mahakarya. Studi yang tidak mudah dilakukan, meski bisa saja.

Langsung menghujam ulu hati saja! Inilah bagian dari sejarah, yakni kesaksian para pelaku dan pemangku sejarah lambang yang semakin hari kisahnya kian bias itu.

Patung burung itu dibuat oleh seorang Dayak bernama Sutha Manggala di masa kerajaan Sultan Abdurrahman. Patung tersebut disahkan sebagai lambang kerajaan Sintang pada 1887.

Menurut pengakuan Raja Sintang H.R.M. Ichsani Ismail Tsyafioeddin bahwa Sultan Hamid II sebagai pencetus gagasan lambang negara Republik Indonesia telah meminjam lambang kerajaan Sintang.

Menelusuri Jejak Sejarah Lambang Garuda dari Simbol Kerajaan Sintang
Keraton Kerajaan Sintang. Di sini patung burung, lambang kerajaan.
dokumentasi: Theresia Kristiana.

Pada 1948, lambang kerajaan Sintang dibawa ke Pontianak. Maksud dan tujuannya adalah sebagai model pembuatan lambang negara kita. Jika ingin melihat aslinya,  Lambang kerajaan Sintang kini masih tersimpan di istana Al Muqqaromah Sintang berupa patung burung yang memang sama dengan lambang negara kita saat ini.

Konon kabarnya, patung burung itu dibuat oleh seorang Dayak bernama Sutha Manggala di masa kerajaan Sultan Abdurrahman. Patung tersebut disahkan sebagai lambang kerajaan Sintang pada 1887.

Gambar patung burung yang kemudian dijadikan lambang kerajaan Sintang, konon kabarnya idenya berasal dari salah satu bagian gantungan gong dari bagian seperangkat gamelan yang dijadikan barang antaran lamaran Patih Loh Gender kepada putri kerajaan Sintang, Dara Juanti.

Pada bagian gantungan gong, terdapat ukiran menyerupai burung garuda. Ukiran itu memiliki dua kepala yang berlawanan pandang. Satu kepala asli burung, sedangkan satu lagi menyerupai kepala manusia.

Sementara pada lambang kerajaan Sintang kepala patung diukir menyerupai kepala manusia.

Ilustrasi: dokpri penulis.

Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 711

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply