Nota Bene – N.B.

Di negeri Pancasila, warga, dan kita semua, kerap menerapkan frasa ini: Nota Bene (N.B). Namun, mafhumkah kita makna harfiahnya? Semantiknya? Dan penerapannya yang tepat, dalam tatanan sebuah kalimat?

Pembahasan yang berikut ini sekadar menyegarkan saja.

Baca Temper Tantrum

“Nota Bene,” sering disingkat menjadi “N.B.,” adalah frasa Latin yang memiliki arti harfiah “perhatikan baik-baik, camkan dengan saksama”, atau “catatlah dengan baik.”

Secara leksikal, “nota” berarti catatan atau perhatian, sedangkan “bene” bermakna dengan baik atau secara baik. Jadi, secara harfiah, “Nota Bene” dapat diartikan sebagai instruksi untuk memberikan perhatian khusus atau mencatat dengan cermat sesuatu yang dianggap penting.

Makna Semantik Nota Bene

Makna semantik “Nota Bene” mencakup elemen instruksi, penekanan, dan seringkali digunakan untuk mengarahkan perhatian pada informasi tambahan atau penting dalam teks. Frasa ini mengandung nuansa kehati-hatian dan kejelasan, menyiratkan bahwa apa yang akan diikuti oleh “Nota Bene” memerlukan perhatian dan pemahaman yang teliti.

“Nota Bene” seringkali digunakan untuk memberikan catatan tambahan, memberikan klarifikasi, atau menyoroti aspek penting dari sebuah pernyataan.

Frasa ini membantu pembaca atau pendengar untuk fokus pada elemen yang disoroti, seringkali karena relevansinya atau dampaknya terhadap konteks keseluruhan.

Penerapan “Nota Bene” dalam Kalimat

Penerapan “Nota Bene” dapat ditemukan dalam berbagai konteks. Mulai dari tulisan akademis, dokumen hukum, hingga komunikasi sehari-hari.

Penggunaan frasa ini menandakan adanya informasi penting atau penekanan tertentu yang perlu dicatat. Berikut adalah beberapa contoh penerapan “Nota Bene” dalam kalimat:

  1. Dalam Teks Akademis:
    • “Pada analisis ini, perlu diperhatikan bahwa variabel X memiliki dampak signifikan terhadap hasil akhir. Nota Bene: Data ini merupakannya bagian krusial dari keseluruhan penelitian.”

    Dalam teks akademis, “Nota Bene” digunakan untuk menyoroti fakta atau hasil penelitian yang perlu diperhatikan oleh pembaca.

  2. Dalam Dokumen Hukum:
    • “Dalam perjanjian ini, pihak A setuju untuk mentransfer kepemilikan aset tersebut pada tanggal yang telah ditentukan. Nota Bene: Kedua belah pihak wajib mematuhi semua persyaratan yang tercantum dalam klausul 5.”

    Dalam dokumen hukum, “Nota Bene” digunakan untuk menarik perhatian pada klausul atau persyaratan tertentu yang memiliki implikasi hukum.

  3. Dalam Catatan Bisnis:
    • “Rapat strategis akan dilaksanakan pada tanggal 15 Maret. Nota Bene: Semua peserta diminta untuk membawa proposal proyek masing-masing agar dapat dibahas secara mendalam.”

    Dalam konteks bisnis, “Nota Bene” dapat digunakan untuk memberikan instruksi khusus atau menggarisbawahi persiapan yang diperlukan.

  4. Dalam Pesan Elektronik:
    • “Tolong periksa lampiran untuk informasi lebih lanjut mengenai perubahan jadwal. Nota Bene: Perubahan ini berlaku mulai minggu depan.”

    Dalam komunikasi sehari-hari, “Nota Bene” dapat digunakan untuk menyoroti informasi penting dalam pesan yang mungkin dapat terlewatkan.

Makna Kontekstual 

Penting untuk memahami bahwa makna “Nota Bene” dapat bervariasi tergantung pada konteksnya. Dalam semua kasus, frasa ini berfungsi sebagai panduan perhatian dan penekanan terhadap informasi tertentu.

Pemahaman kontekstual akan membantu pembaca atau pendengar dalam menginterpretasikan dengan benar pesan atau dokumen yang menggunakan “Nota Bene.”

Baca Minus Malum

“Nota Bene” bukan hanya sekadar frasa bahasa asing; ini adalah alat yang kuat dalam komunikasi tertulis. Penggunaannya memberikan dimensi tambahan pada kalimat, membantu menyampaikan urgensi atau kejelasan dalam konteks tertentu.

Dengan “Nota Bene,” penulis atau pembicara memberikan arahan dengan tegas: “Catatlah dengan baik, ini penting!”

Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 729

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply