World Future Society: Bagian 2 dari 3 Narasi

Dunia yang besar ini menjadi sempit oleh teknologi. Teknologi sudah menjadi ekstensi manusia, sehingga dunia yang luas ini menjadi kampung besar.

Apa yang berubah dari kampung kecil ke kampung besar?

Pertama, yang jelas berubah ialah dari pola komunikasi. Jika dahulu di kampung kecil orang berinteraksi dan berkomunikasi secara langsung (face to face), di kampung besar orang berinteraksi dan berkomunikasi melalui media (digital). Jarak dan waktu jika berkomunikasi di kampung kecil menjadi kendala, tetapi di kampung besar tidak menjadi masalah.

Kedua, perkembangan teknologi komunikasi memungkinkan kapan pun dan di mana pun orang untuk berkomunikasi. Waktu dan tempat sudah bukan lagi kendala seperti terjadi di zaman komunikasi kampung kecil (tradisional), yakni tatap muka.

Ketiga,yang berubah ialah (kultur) masyarakat. Hal ini dengan jelas sudah dinyatakan McLuhan dalam pernyataannya bahwa “media menentukan (budaya) masyarakat.

Dengan terminologi “big village”, McLuhan melihat bahwa masyarakat dunia di masa datang oleh karena “role of the electronic media” secara sosial, politik, dan sistem budaya menjadi satu (Baran dan Davis, 2009). Media elektronika, yang berbasis digital, telah menyatukan masyarakat-bangsa dunia ini.
Bacahttps://bibliopedia.id/world-future-society/?v=b718adec73e0
Dengan demikian, teknologi mengubah budaya masyarakat yang dahulunya hanya berinteraksi dan berkomunikasi dengan warga kampung (kecil) dan memungkinkannya berinteraksi dan berkomunikasi dengan siapa pun di dunia ini tanpa dibatasi lagi oleh ruang dan waktu.

Berdasarkan teknologi, komunikasi, dan masyarakat saat ini dapat diprediksi seperti apakah ujud “world future society”. Sebuah film furistik sudah membayangkan bagaimana teknologi, pola komunikasi, dan masyarakat dunia masa depan.

Dalam film ini dikisahkan bahwa teknologi hologram memungkinkan orang berkomunikasi di sini dan pada saat ini juga (hic et nunc) tanpa dibatasi lagi oleh waktu dan tempat. Teknologi hologram memungkinkan manusia masa depan untuk “hadir” secara maya di mana pun dan kapan pun.

Film tersebut melukiskan bagaimana sebuah keluarga masa depan dapat tetap berkomunikasi walaupun dibatasi oleh waktu dan tempat.

Sang nenek dapat tetap mengikuti upacara pernikahan cucunya di Paris, meski saat itu ia tinggal di Jepang. Sang ayah tetap dapat berkomunikasi dengan anggota keluarganya, meski sibuk menjalankan bisnis.

Bahkan, sang ayah dapat sambil bermain golf dengan rekan bisnisnya, padahal ia sedang dalam perjalanan. Kapan dan di mana pun, dengan teknologi hologram, siapa pun dapat saling berkomunikasi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Masyarakat di masa datang adalah masyarakat maya yang diubah oleh teknologi baik dari cara berkomunikasi sampai pada budaya, politik, dan sistem ekonominya. Pada film terlihat bahwa cara berbelanja pun sudah mengalami perubahan.

Alat dapat mendeteksi apakah kulkas di rumah masih ada isi atau sudah kosong, lalu berdasarkan informasi itu, pesanan akan dibuat, dan dalam sekejap pesanan sudah tiba di rumah.

Film furutistik itu membawa kita kepada uhtuk mengamini kebenaran kata-kata McLuhan bahwa teknologi adalah ekstensi dari manusia. Manusia yang terbatas, oleh akal budinya, dimungkinkan melakukan sesuatu yang jauh lebih dahsyat sebagai perpanjangan dirinya.

Sebagai contoh, manusia tidak dapat hadir dalam waktu dan tempat yang bersamaan. Namun, teknologi hologram memungkinkannya untuk hadir dalam waktu dan tempat yang bersamaan. Inilah gambaran masyarakat masa datang.

Mungkinkah teknologi komunikasi hologram menjadi kenyataan? Saat ini, ilmuwan di Universitas Tokyo telah mengembangkan sebuah projector hologram yang mampu merender secara nyata objek 3 dimensi.

Takayuki Hoshi, salah satu peneliti, menerangkan bahwa tampilan hologram yang mengambang di udara yang ditampilkan pada film-film fiksi beberapa dekade belakangan, bukan tidak mungkin akan menjadi kenyataan.

Baru-baru ini hal tersebut menarik banyak perhatian sebagai teknologi yang menjanjikan di bidang dunia digitalisasi dan pertelevisian. Banyak tipe tampilan hologram yang dikembangkan sekarang ini, suatu saat akan menjadi kenyataan.

Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 711

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply