“PDI Kaphat” : Petarung di Panggung Politik

Jika hari ini partai besar berhasil “memerahkan Kalimantan Barat”, jagan pernah lupa nama dan jasa Kaphat.

Di bawah lintasan garis khatulistiwa, tumbuhlah sebuah saga politik yang memikat hati. Di pusat peristiwa ini, berdiri sosok teguh bernama Sebastian Massardy Kaphat, seorang politikus Dayak yang mengukir prestasi luar biasa.

Dengan semangat meluap, tak pernah gentar,  Kaphat membangun “PDI Kaphat”, sebuah partai politik yang merangkul identitas Dayak. Nama Kaphat menjadi sinonim dengan perubahan, dan pembicaraan tentangnya selalu memikat pikiran.

Lahir di Dusun Malapi Patamuan pada tanggal 3 Januari 1945, dari orangtua yang sederhana, Damianus Daili dan Maria Kabang, Kaphat muncul sebagai sosok pengkader politikus sejati yang dihormati.

Pencapaiannya tak hanya terletak pada kepemimpinannya, tetapi juga dalam cara pandangnya terhadap kaum muda. Dalam era kepemimpinannya, Kaphat memupuk kader-kader muda dari PDI Kalimantan Barat, mendorong mereka untuk terlibat dalam partai sebagai pengurus atau juru kampanye.

Tak terelakkan, Kaphat adalah arkitek gerakan politik Dayak yang membangkitkan semangat emansipasi. Istilah “PDI Kaphat” merujuk pada momentum kebangkitan politik orang Dayak di masa tersebut. Kaphat tak hanya mencetak jejak dalam politik, tetapi juga menorehkan dirinya sebagai salah satu simbol perjuangan politik.

Kaphat tak hanya berhenti sebagai tokoh politik. Buku yang kini hadir merangkum jejaknya dengan luar biasa. Buku ini bukan hanya sekadar kisah hidupnya, melainkan juga menjadi “media pendidikan dan pembelajaran politik”. Diterbitkan oleh Penerbit Lembaga Literasi Dayak dengan semangat “Dayak menulis dari dalam,” buku ini menceritakan kisah Kaphat dengan cara yang memberi wawasan baru tentang politik, menjadi penerang bagi generasi masa kini dan mendatang.

Panduan menuju sukses memang bersumber dari perbuatan orang-orang sukses sebelumnya. Begitu pula dalam kisah inspiratif Sebastian Massardy Kaphat, seorang sosok Dayak yang berhasil mengubah takdir dan menginspirasi banyak orang. Konsep ini mengungkapkan pentingnya meniru langkah-langkah sukses untuk meraih impian.

Kaphat membuktikan bahwa sukses dapat dicapai oleh siapa saja, termasuk suku Dayak, dengan mengambil pelajaran dari ranah Jawa. Seperti yang terlihat saat ia membawa panji-panji kebesaran dari Jalan Diponegoro di Jakarta, mewujudkan kebanggaan bagi suku bangsa Dayak. Ini merupakan bukti nyata bahwa potensi dan bakat dapat dikembangkan serta diperluas. Seperti yang diajarkan oleh  Kaphat yang melangkah di jejak orang sukses dengan membentuk visi yang lebih besar dan melipatgandakan talenta yang diberikan.

Kaphat tidak hanya meraih sukses pribadi, ia juga menjadi contoh teladan bagi banyak orang. Ia bukan hanya seorang tokoh politik, melainkan guru hidup dan inspirator politik di Kalimantan Barat.

Melalui tindakan santun dan etika politiknya, Kaphat mampu menginspirasi banyak orang untuk belajar berpolitik dengan mulia dan beretika. Dalam dirinya, tergambar bagaimana pengabdian dan pemikiran yang baik dapat membentuk jalan menuju pencapaian sukses yang bermakna.

Jadi, pesan dari kisah Kaphat menggabungkan konsep tentang meniru langkah-langkah sukses, mengembangkan potensi, dan menjadi inspirator bagi orang lain. Sebuah cerita inspiratif yang mengingatkan kita bahwa sukses bukan hanya tentang meraih impian pribadi, tetapi juga tentang menginspirasi dan membawa perubahan bagi komunitas serta generasi mendatang.*)

Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 711

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply