
Sampai Mana Membaca Kant? Ovid!
Bayangkan ketololan ini. Suatu hari saya berniat membaca Kant dan tujuannya sederhana, yakni masuk ke Critique of Pure Reason, berjalan…
More than Read a Books
More than Read a Books

Bayangkan ketololan ini. Suatu hari saya berniat membaca Kant dan tujuannya sederhana, yakni masuk ke Critique of Pure Reason, berjalan…

Agustus dan September sebentar lagi tiba. Ribuan anak SMA yang baru lulus akan resmi menyerahkan diri ke berbagai kampus, mengenakan…

Saya pernah punya mahasiswa bernama Stepan, saya lupa angkatan berapa, tetapi nama ini sempat saya pahami, “Oh, dia waktu…

Semakin lama saya bergelut dengan sastra dan musik, semakin sering muncul sebuah kecurigaan yang sulit saya singkirkan: mungkin selama…

From the sixteenth-century tradition of studia humanitatis, we first encounter what we now call humanism. A humanist was simply a…

When a student is present, does that automatically mean they exist? I often find myself puzzled by English: one word…

HARI INI-YANG SAAT ITU Kita menemukan Sokrates di mana-mana. Ustad/ustazah bicara tentang Sokrates. Penyair menulis puisi tentang Sokrates. Mahasiswa filsafat…

Penafian: beberapa bagian dari tulisan ini pernah jadi salah satu atau beberapa esai saya yang lain, akan tetapi kini saya…

Beruntung saya (pernah) belajar Filsafat Formal selama 4 tahun di jenjang S-1. Dan dua semester di jenjang S-2. Juga belajar…

Karena Mamah dan Bi Ratih tahu memang hafal raraban bukan bakat saya, mereka tak pernah memaksakan saya untuk pintar dalam…