
Hasilnya Sama, Rasanya Tidak
Ketakjuban pertama: bebas bertukar tempat Saya tidak ingat kapan pertama kali belajar penjumlahan. Mungkin di TK, mungkin juga sebelumnya, ketika orang dewasa mulai tega menyuruh anak kecil menghitung benda-benda yang mestinya cukup dimakan saja. Permen, misalnya. Saya punya tiga, lalu diberi dua. Orang dewasa akan sangat puas jika saya menjawab






