2 Sunda 1 Dayak – Bagian 1 dari 3 Tulisan

Jangan baca buku ini! Sampah. Namun, perlu segera diterangkan bahwa, “Di tangan para master, sampah pun bisa didaur-ulang, diolah: menjadi emas!”

Ini buku tidak biasa.
Mengapa? Sebab seperti judul narasi di atas. Ditulis secara kolaboratif 2 orang dari suku tanah Sunda dan 1 dari ranah Dayak.

Namun,  tiga serangkai (biasaya 4 serangkai bersama Yansen TP, akan ada buku sendiri nanti) menulis buku bareng. 

Niat ke-3 penulisnya, buku ini sumur hidup. Menjadi sumber inspirasi penulis yang mau belajar. Bagi yang gak mau belajar, ya SKIP saja!

Buku ini “daging semua”, meminjam kata-kata, yang keluar dari mulut Dodi. Ia penulis termuda dari ketiganya ini menyatakan, buku ini tiada duanya.

Pepih, jurnalis sernior dan pegiat media sosial berkata, “Malu aku memuji diri sendiri!”

Sementara Masri, yang paling tua di antara mereka berdua, tidak berkata apa-apa. Hanya ini katanya, “Jangan baca buku sampah ini!” seraya menambahkan. “Di tangan master, sampah pun bisa didaur-ulang, diolah: menjadi emas!”

Apa keuntungan membaca, dan mempelajari buku ini?

Tidak ada manfaatnya sama sekali!

Kecuali buku ini memotong kurva belajar menulis Anda.

Jika ke-3 penulis nasional ini belajar sendiri, menemukan, membangun kapasitas dibimbing aanleg, passion, dan panggilan meniti path, jalan-hidup-menulis selama puluhan tahun. Anda, usai membaca dan mempelajari buku yang merupakan “daging semua” kandungan izi menu buku, memotong kurva belajar hanya 2 jam saja!

Menghargai junior, yang tenaganya luar biasa, profil pertama penulis buku ini, diawali dari Dodi:

***

Dodi Mawardi.
Rumput tahu. Burung pun mafhum. Ia seorang penulis profesional yang telah melahirkan lebih dari 75 judul buku, adalah seorang pionir dalam dunia komunikasi.

Sepanjang perjalanan hidupnya, cita-citanya yang besar adalah menghasilkan 1.000 judul buku. Pria kelahiran Cianjur ini memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, dengan gelar dalam Ilmu Komunikasi dari FISIP Universitas Indonesia sebagai dasar yang kokoh.

Dalam kariernya yang beragam, Dodi tidak hanya terbatas pada penulisan buku. Ia adalah seorang multitalenta yang terlibat dalam berbagai bidang komunikasi, termasuk jurnalistik, penyiaran, pengajaran, serta menjadi pembicara dan MC di berbagai acara. Semua pencapaian ini tercermin dari pendidikan formal dan non-formal yang telah diajalani, termasuk pelatihan di BBC London dan West Kentucky University.

Setelah lebih dari sepuluh tahun sebagai seorang wartawan di media massa, Dodi mengambil keputusan berani untuk keluar dari pekerjaan formalnya pada tahun 2007. Ia memilih untuk menjalani kebebasan sebagai penulis dan wirausahawan.

Selain mengejar passion-nya dalam menulis, Dodi juga berbagi pengetahuannya sebagai dosen dan pengajar di berbagai institusi pendidikan.

Namun, Dodi tidak hanya terbatas pada dunia penulisan. Ia juga pernah memimpin sejumlah perusahaan, termasuk sebagai Presiden Direktur di CV Roemah Kami, sebuah perusahaan pengembang properti. Kemampuannya dalam berbagai bidang ini menggambarkan fleksibilitas dan dedikasinya yang luar biasa.

Selain itu, Dodi juga aktif dalam kegiatan seminar dan workshop, berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam komunikasi, jurnalistik, dan penulisan.

Dodi mengantongi rekam jejak yang mengesankan sebagai pembicara dalam berbagai acara, dari pelatihan menulis bisnis hingga literasi media.

Di dunia wirausaha, Dodi mendirikan beberapa perusahaan seperti CV Roemah Kami, CV Pena Kreativa, dan Sekolah Menulis Kreatif Indonesia. Buku-buku yang telah ditulisnya sebagian besar berfokus pada kewirausahaan, motivasi, komunikasi, dan pengembangan diri.

Dodi Mawardi adalah contoh nyata seorang individu yang menggabungkan bakat alaminya dengan dedikasi tinggi dalam berbagai aspek komunikasi.

Dengan lebih dari 70 judul buku yang telah diahasilkan dan peran pentingnya dalam dunia pendidikan dan wirausaha, Dodi Mawardi adalah inspirasi bagi banyak orang yang ingin meraih kesuksesan dalam bidang komunikasi dan penulisan. (bersambung, selanjutnya profil Pepih Nugraha)

Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 711

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply