
Menoleh Industri Penerbitan Buku “Tempo Doeloe” (3)
Sembari nyeruput kopi. Di sore yang sedang muram cuaca ini. Saya bayangkan: Suatu waktu nanti. Ada pegiat literasi yang menulis…
More than Read a Books
More than Read a Books

Sembari nyeruput kopi. Di sore yang sedang muram cuaca ini. Saya bayangkan: Suatu waktu nanti. Ada pegiat literasi yang menulis…

Lundayeh punya budayawan energik. Eliyas Yesaya namanya. Dilahirkan di Krayan, desa Terang Baru, Kabupeten Nunukan, Kaltara. Budayawan serbabisa. Sering sebagai…

Prof. Henry Jenins membagi media ke dalam 4 bagian, yang disebutnya: interseksi. yaitu media sebagai: alat (tools) yang mengantar dan…

“Silahkan masuk.” “Ya beginilah gubuk kami, maklum di kampung.” Sambut ibuku kepada ke-3 tamu istimewa ini. Setelah memberi mereka kesempatan…

Egosentris hanya membuahkan puisi sentimentil dan kerdil, yang tidak cukup berharga untuk disajikan kembali pada siapa pun. –Linus Suryadi …

Menjadi Kaya dengan Lada. Terbesit, waktu itu: mengapa lada disebut “the King of Spices”? Pasti tidak sembarang juluk itu. Saya…

Buku ke-137: on progress.Sedikit “bocoran” tentang kandungan gizi isinya:Kade gali’, pane diantat. Kade’ bai’? Ahe agi’ nang dipatakatna’? Peribahasa dalam…

Bayangkan Anda (Penulis) sedang ngobrol santai namun cukup pribadi. Ya, seperti sedang nongkrong ngopi. Obrolan yang awalnya biasa namun tanpa…

Inilah karya terakhir “Kardinal Sastra Indonesia” Korrie Layun Rampan (KLR). Yang ia serahkan kepada juniornya, Masri Sareb Putra untuk dibukukan.…

Malam akan segera berlalu. Sang surya masih menyembunyikan wajahnya. Namun sang jago telah memberikan alarm hendak membangunkan warga. Bergegaslah sosok…