Menulis dan Mengarang: Bagi Penulis dan Pengarang Pro, Berbeda!

Sebaiknya dibedakan terminologi antara menulis dan mengarang.
Baca https://bibliopedia.id/artikel-trik-dan-tips-menulisnya-agar-berdaya-pikat/?v=b718adec73e0

Mengapa? Sebab, dilihat dari proses kreatifnya, keduanya berbeda. Menulis adalah proses kreatif di dalam menghasilkan tulisan nonfiksi, sedangkan mengarang ialah proses di dalam menghasilkan tulisan fiksi.

Menulis dapat distrategikan, tidak harus menunggu ide datang. Jika tahap invention (menemukan ide atau topik yang hendak ditulis) sudah dilakukan sementara bahan-bahan sudah siapmaka proses menulis sudah dapat dimulai.

Sementara mengarang kerap harus menunggu ilham datang karena namanya juga mengarang maka proses penciptaannya jauh lebih rumit dan memakan waktu.

Akan tetapi, dilihat dari proses kreatif atau mata rantai penciptaan, baik menulis maupun mengarang sama saja. Proses kreatif menulis dan mengarang hampir sama dengan proses retorika.

  • Invention (mencari/menemukan)
  • Collection (mengumpulkan)
  • Organization (mengorganisasikan)
  • Drafting (menulis/membuat draft)
  • Revising (merevisi)
  • Proofreading (memeriksa cetak/coba/pruf)

Tahap-tahap proses kreatif seperti tahapan membangun rumah.

Proses kreatif, hingga dihasilkannya sebuah tulisan yang baik, dapat diibaratkan dengan membangun sebuah rumah. Dari mulai membangun fondasi hingga finishing, sebuah rumah melalui tahap-tahap penyelesaian. Ketika sudah jadi, materi atau bahan rumah itu tidak lagi terpisah, melainkan menjadi satu kesatuan yang utuh.

Sementara topik tetap fokus, tidak melebar, sebagaimana tampak dalam gambar berikut ini. Gaya selingkung Tempo menyebut kesetiaan pada topik ini sebagai “unting-unting”. *)
sumber ilustrasi wanita cantik berliterasi: Meat us

Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 711

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply