The Writing Spectrum : Anda di Level Mana?

Menulis mengenal spektrum atau levelnya. Mulai dari yang paling mudah hingga yang paling rumit. Apa kriteria mudah dan rumit?

Baca How to Avoid Plagiarism : Kiat Menghindar Plagiat

Tentu saja, bergantung kepada kreativitas, proses menjadikannya sebagai tulisan pada genrenya, tingkat kesulitan di dalam mengerahkan akal budi, serta orisinalitas.

Berikut adalah argumen. Sekaligus penjelasan. Mengapa Spektrum Menulis ini seperti urut-kacang dari 1 sampai 13.

  1. SMS/WA/Twitter adalah bentuk komunikasi yang paling ringkas dan informal. Penggunaannya cenderung singkat, langsung, dan sering kali tidak memperhatikan tata bahasa yang ketat.
  2. Pesan Email, walaupun masih relatif singkat, email biasanya lebih formal daripada SMS/WA/Twitter dan sering kali membutuhkan struktur yang lebih jelas dan bahasa yang lebih sopan.
  3. Status Facebook biasanya lebih panjang daripada pesan singkat dan bisa mencakup narasi singkat atau opini. Namun, masih relatif informal dan pribadi.
  4. PowerPoint (PPT) untuk presentasi biasanya lebih terstruktur dan berfokus pada poin-poin penting dengan penggunaan visual yang mendukung. Ada elemen formalitas karena sering digunakan dalam konteks profesional atau akademis.
  5. Esai pribadi/tulisan tanpa sensor pihak kedua merupakan bentuk tulisan yang lebih panjang dan mendalam dibandingkan dengan status media sosial, memberikan ruang untuk refleksi pribadi tanpa batasan formalitas.
  6. Artikel medsos/web minimal 25 kata berada di antara tulisan ringkas dan tulisan lebih formal, seringkali untuk keperluan berbagi informasi atau opini di platform yang lebih luas.
  7. Artikel media massa/mainstream umumnya lebih formal dan ditulis untuk audiens yang luas, memerlukan penelitian dan penyusunan argumen yang lebih matang dibandingkan dengan artikel medsos.
  8. Puisi/cerpen/travel essay, meskipun bervariasi dalam panjang, membutuhkan kreativitas dan keahlian bahasa yang lebih tinggi untuk menyampaikan emosi atau narasi yang lebih kompleks.
  9. Artikel/opini di Kompas edisi analog/cetak sangat formal, memerlukan argumentasi yang kuat dan didukung oleh fakta serta analisis mendalam, biasanya melalui proses editorial yang ketat.
  10. Novelet/artikel ilmiah, seperti Scopus atau jurnal terakreditasi Sinta, adalah tulisan akademis yang sangat formal dan teknis, memerlukan penelitian mendalam, tinjauan literatur, dan metode ilmiah yang ketat.
  11. Buku ilmiah populer, meskipun masih berbasis penelitian ilmiah, bertujuan untuk mengkomunikasikan konsep kompleks kepada pembaca umum dengan cara yang lebih mudah dipahami.
  12. Buku teks/kamus adalah referensi formal dan biasanya memiliki struktur yang sangat terorganisir, digunakan untuk pendidikan dan membutuhkan validasi yang sangat ketat.
  13. Novel adalah karya fiksi panjang yang memerlukan pengembangan karakter, plot, dan dunia yang mendalam. Ini melibatkan tingkat kreativitas yang tinggi serta keahlian dalam menulis narasi yang berkelanjutan.

Urutan ini logis karena mengikuti spektrum dari tulisan yang paling sederhana dan informal ke yang paling kompleks dan formal. Hal ini mencerminkan peningkatan dalam struktur, kedalaman, dan kreativitas.

Baca 1 buku/ bulan: Proses Kreatif Saya Menulis Buku

Jika Anda murka dengan spektrum yang memantulkan siapa kita sebenarnya ini, maka kita sendiri yang harus menentukan berada di level mana. Hanya dengan mengenali posisi kita, kita bisa berkembang dan mencapai level yang lebih tinggi.

Good, better, best. Never let it rest. ‘Til your good is better and your better is best . *)

Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 730

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply