Di Bukit Ulis Semuanya serba-dapat

Saya satu di antara ribuan warga desa Takiung, Dusun Bebehan, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Pada sore jelang senja, hingga subuh jatuh pada week end. Minggu pertama bulan Januari 2023.

Gegap gempita. Riuh rendah. Gelak tawa dan sukacita memancar pada setiap roman muka yang hadir pada acara syukuran sekaligus peresmian di puncak bukit itu.

Acara apakah gerangan? Sepertinya seru banget?

Betu!
Cornelis dan keluarga meresmikan area perkebunan, sekaligus perkampungan keluarga besarnya. Namun, kegembiraan ditandai bersama. Dengan seluruh orang dekat, kerabat, sahabat, para ajudan, karyawan, sanak keluarga, handai tolan, karib, dan terutama warga sekitar.

Warga tumpah ruah di lokasi. Pada puncak bukit tertinggi di kawasan itu. Sebagian masih hutan perawan. Di mana bisa menyapu pandang sejauh mata memandang, sebatas horizon di mana dan langit dan bumi menyatu.

“Kurang apa lagi saya ini?” Cornelis bertanya. “Contoh sudah diberikan. Motivasi telah ditanam. Semangat sudah disuntikkan. Modal ada. Tinggal tekad dan kemauan berusaha,” wakil rakyat dari Komisi II DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Barat itu bertanya.

Cornelis, selain menasihati dan memotivasi. Juga mengajar dengan contoh.

Kami sempat ngobrol, diskusi ngalor ngidul cukup intens sehari sebelumnya. Juga beberapa waktu jelang sore itu berangkat ke Takiung. Tentang mentalitas orang Dayak yang harus dinaikkan. Dari mental jongos, ulutn (hamba sahaya) menjadi mental orang merdeka. Yang bukan hanya bermental penguasa, tapi juga mental baja, tahan banting.

“Lahan jangan nganggur, jangan kosong. Tanam! Tanam! Sekali lagi, tanam!’ tegasnya. Dan Cornelis tiada henti memompa semangat orang. Tak bosan-bosannya –seperti judul lagu dangdut kesukaannya– Cornelis memberi teladan, motivasi, serta dukungan kepada warga –bukan hanya Dayak– untuk maju, dan berusaha. Untuk menjadi tuan di negeri sendiri.

Seperti pada hari syukuran pada 7 Januari 2023. Yang dipimpin secara Katolik oleh seorang pastor. Ditandai dengan percikan air suci ke segenap penjuru mata angin. Singkat upacara ritual secara Katolik-Dayak itu. Namun cukup mendalam. Selain mendatangkan kesan yang dalam.

Begitulah dahulu kala nenek moyang Dayak jika memulai suatu usaha. Atau mengawali tahun yang baru. Akan bersyukur untuk tahun yang berlalu. Sembari berharap tahun yang baru, yang akan dijalani, akan memberi harapan baru pula.

Tidak kurang dari 1.000 warga bersukacita. Makan malam bersama setelah upacara usai. Sembari dihibur oleh orgen tunggal, ditingkah suara merdu para penyanyi dari ibukota Landak, Ngabang.

Tiap orang dekat Cornelis wajib menyumbangkan lagu. Saya juga tak lupa diminta. Saya mendendangkan lagu Koes Plus “Kolam Susu”, lambang kemakmuran dan kesejahteraan. Pitter Bonis, sang ajudan waktu Cornelis Gubernur, seperti bintang tamu. Dengan suara emasnya, ia mengibur hadirin. Sesekali melantunkan lagu Iban dari Ricky El yang memang pas di pita suaranya.

Cornelis pun turut larut menyanyi. Kesukaannya Karmila, Tak Bosan-bosan, dan beberapa buah lagu Pance Pondaag seperti: Kau Segalanya bagiku. Ibu Frederika pun menyanyi. Karolin Margret Natasha (KMN), apalagi. Memang mahir melantunkan lagu.

Acara tiba pada puncak pergantian hari. Tepat pukul 00 jelang tanggal 8 Januari, pesta kembang api. Sumbangan dari Sekda Kabupaten Landak, Vinsensius.

 Selama 15 menit kembang api mengudara. Kawasan perbukitan Ulis –yang dalam bahasa Ahe berarti DAPAT– diterangi cahaya gerlap cerlang cemerlang. Sontak saja, kawasan seluas 50 hektar itu pun terang benderang.

Menandai tahun baru, 2023, seterang cahaya dan hati peserta juga. Suatu harapan datangnya hari baru: pembebasan bagi kaum miskin dan tertindas. 

Semua bunga ikut bernyanyi. Area perkebunan Ulis nan asri itu pun, turut gegap gempita. 

Usai upacara cahaya kembang api, tamu undangan dan warga pun kembali pulang. Membawa inspirasi dan berkat ke rumah masing-masing.

 

Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 729

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply