Culture
Arip Senjaya

Penyair Terkutuk

Meksipun alam makin praktis dan orang- orang telah memberi tanda DILARANG NANGIS. (Goenawan Mohamad, “Pada Sebuah Pantai: Interlude”) Tidak ada

Culture
Arip Senjaya

Ongoing Disguise

Kelebihan fiksi memang osmosisnya, dari enceran ke pokok-pokok utamanya kita diajak larut. Dan itu pula kekurangannya, kita dibawa tembus ke

Culture
Arip Senjaya

Puisi dan Binatang-binatang Pembacanya

Harimau itu bukan kambing, kambing sendiri bukan ular, maka ular bukan harimau bukan pula kambing, dan binatang mitologis khimaira (chimera)