Bimbingan Pribadi Sosial di Perguruan Tinggi

Perguruan tinggi bukanlah menara gading. Sebaliknya, kehadirannya haruslah menjadi part of  solution (bagian dari pemecah masalah” masyarakat.

Dalam ranah itu, perguruan tinggi mengemban misi mulia: mendidik, menyiapkan, membina insan akademosi muda berhati mulia yang ilmuwan.

Oleh sebab itu, pendidikan karakter sangat diperlukan. Manusia yang dari sifatnya cenderung “negatif”, perlu terus-menerus diasah, dan dipertahankan, ke positif. Pendidikan salah satu di antara sekian banyak upaya-terencana menjadikan manusia positif.

Baca Alvin Toffler dan Wave Theory-nya https://bibliopedia.id/alvin-toffler-wave-theory-nya/?v=b718adec73e0

Dalam konteks itu, maka salah satu mata kuliah penting di perguruan tinggi adalah Bimbingan dan Konseling. Matarantainya adalah Bimbingan pribadi-sosial. Mengapa demikian? Sebab manusia bukan saja mahkhul indivisual, melainkan juga makhluk sosial. Ia tidak hidup sendiri, namun ada bersama dan hidup bersama orang lain.

Bimbingan pribadi-sosial merupakan salah satu bidang bimbingan yang ada di lembaga pendidikan. Menurut Dewa Ketut Sukardi (1993: 11), bimbingan pribadi-sosial merupakan usaha bimbingan dalam menghadapi dan memecahkan masalah pribadi-sosial, seperti penyesuaian diri, menghadapi konflik, dan pergaulan.

Adapun menurut pendapat Abu Ahmadi (1991: 109), bimbingan pribadi-sosial adalah seperangkat usaha bantuan kepada peserta didik, agar dapat menghadapi sendiri masalah-masalah pribadi dan sosial yang dialaminya, mengadakan penyesuaian pribadi dan sosial, memilih kelompok sosial, memilih jenis-jenis kegiatan sosial dan kegiatan rekreatif yang bernilai guna, serta berupaya sendiri dalam memecahkan masalah-masalah pribadi, rekreasi, dan sosial yang dialaminya.

Layanan bimbingan dan konseling: bertujuan untuk membantu mahasiswa agar dapat mencapai tujuan-tujuan perkembangan, yang meliputi aspek sosial, belajar, dan karier.

Inti dari pengertian bimbingan pribadi-sosial yang dikemukakan oleh Abu Ahmadi, adalah bimbingan pribadi-sosial yang diberikan kepada individu, agar mampu menghadapi dan memecahkan permasalahan pribadi-sosialnya secara mandiri.

Hal senada juga diungkapkan oleh Syamsu Yusuf (2005: 11), yang mengungkapkan bahwa bimbingan pribadi-sosial adalah bimbingan untuk membantu para individu dalam memecahkan masalah-masalah sosial-pribadi.

Masalah-masalah sosial-pribadi adalah masalah hubungan dengan sesama teman, dosen, serta staf, permasalahan sifat dan kemampuan diri, penyesuaian diri dengan lingkungan pendidikan dan masyarakat tempat mereka tinggal, dan penyelesaian konflik.Sebelum membahas tujuan bimbingan pribadi-sosial.

Apa Tujuan bimbingan dan konseling?
Tujuannya adalah menjadikan mahasiswa yang merdeka. Merdeka dalam makna yang seluas-luasnya. Bukan saja merdeka dalam berpikir dan bertindak menggunakan akal budinya, juga merdeka dalam segala hal, termasuk merdeka dalam hal finansial. 

Baca Thaumasia sebagai Pangkal Mula Filsafat https://bibliopedia.id/edit-2/?pid=12922&_wpnonce=e5b9da67f1&v=b718adec73e0

Secara khusus, layanan bimbingan dan konseling: bertujuan untuk membantu mahasiswa agar dapat mencapai tujuan-tujuan perkembangan, yang meliputi aspek sosial, belajar, dan karier.

Bimbingan pribadi sosial yang dimaksud yaitu untuk mencapai tujuan dan tugas perkembangan pribadi sosial dalam mewujudkan pribadi yang taqwa, mandiri, dan bertanggung jawab.

Bimbingan belajar dimaksudkan untuk mencapai tujuan dan tugas perkembangan pendidikan. Sedangkan, bimbingan karier dimaksudkan untuk mewujudkan pribadi pekerja yang produktif.

Sedari dini, kiranya perguruan tinggi perlu menyiapkan manusia yang cerdas dan mandiri di dalam berpikir dan bertindak. Keterampilan, sekaligus kemampuan nalar ini, perlu diasah dan dilatih sejak dini. Mengapa demikian? Sebab inilah kelemahan utama cerdik cendikia di negeri kita: kurang berani berargumentasi, apalagi membangun konsep berpikir kritis dan mengembangkannya menjadi life skill, atau keterampilan untuk hidup.

Baca Ding Ngo: Berpengetahuan Dahulu, Ngritik Kemudian https://bibliopedia.id/ding-ngo-berpengetahuan-dahulu-ngritik-kemudian/?v=b718adec73e0

Jika Anda menginginkan pustaka yang cukup lengkap untuk Bimbingan pribadi sosial di perguruan tinggi, maka buku ini pas. Menjawab apa yang Anda inginkan dan perlukan.

Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 729

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply