Statistik Berbohong terkait Populasi Dayak di Pontianak

Statistik berbohong telah diingatkan Benjamin Disraeli (1804-1881). Katanya, “Ada tiga macam kebohongan. Yakni ngibul, bohong, dan statistik.”

Meski peringatan ini telah berusia lebih dua abad, faktanya tetap aktual. Statistik ternyata masih berbohong.

Oleh karena kini masyarakat semakin literat, dan memiliki data serta informasi tidak kalah dengan BPS, mereka pun bisa membandingkan.

Bohong statistik terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat.Akibatnya, terjadi protes, bernada keras. Sebab dampak dari rilis BPS sangat mendasar! Masyarakat Dayak yang terdampak data bohong, protes keras. Bahkan minta pengadilan adat atas kecerobohan yang sangat merugikan itu.

Baca dengan saksama, dan dalam tempo yang seingkat-singkatnya, buku penting ini agar tidak jadi korban kebohongan statistik!

Dinas Komunikasi dan Informasi Dinas (Kominfo) Kota Pontianak, merilis data kependudukan pada 9 September 2019 yang sempat menjadi viral di dunia maya. Di dalam data kependudukan tersebut, tidak dicantumkan Suku Dayak sebagai salah satu penduduk yang berdomisili di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Tertera di sana suku Melayu : 51,24 %, Tionghoa : 26,05 %, Bugis 15,2 %, Jawa 11,67 %, Madura 7,85% da Lainnya 10,57%. Sedangkan “Dayak” disebut “lainnya”.

Akan tetapi, setelah ditelusuri Dinas Kominfo mengklarifikasi bahwa data tersebut adalah data kependudukan tahun 2012 yang tidak diperbaarui, sehingga data kependudukan tahun 2012 masih dikeluarkan lagi di tahun 2019.

Dengan berkilah “ LUPA”, sebagai dalih dari aparat Pemerintahan di Kota Pontianak dalam klarifikasi data, saat audiensi antara Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dengan Dewan Adat Dayak Kalimantan Barat, pada 28 September 2019, yang dihadiri unsur Aparat Keamanan, Tokoh Adat dan Agama serta Tokoh Pemuda di Kota Pontianak.

Untuk memahami bagaimana statistik berbohong, baca dan pelajari buku ini! Terbitan pertama 1954. Pelajari bagaimana data dan fakta dimanipulasi untuk kepentingan tertentu.

Baca dengan saksama dan dalam tempo yang seingkat-singkatnya buku penting ini agar tidak jadi korban kebohongan statistik!
https://www.google.co.id/books/edition/How_to_Lie_with_Statistics/2oZGEAAAQBAJ?hl=en&gbpv=1&printsec=frontcover

Share your love
Avatar photo
Masri Sareb Putra
Articles: 730

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply