Sastra
Arip Senjaya

PAMAN MEMPELAI

Di kampung saya, kalau ada rombongan pengantin laki-laki datang, orang yang maju menyambut atau mengantar mereka biasanya itu-itu saja. Saya mengenal wajah-wajahnya, juga jenis kalimat yang bakal keluar begitu mikrofon hidup. Mereka pandai. Ada yang bisa memanggil lima nama tokoh masyarakat tanpa sekali pun melihat catatan. Ada yang menyelipkan pantun.

Sastra
Arip Senjaya

Baris Kedua

Suatu hari Bandung Mawardi mengirim foto sejumlah buku lawas. Di antara sampul-sampul itu saya melihat Golok

Sastra
Arip Senjaya

As I Like it

Seperti sejarah, cara berpikir mengenal awal-mulanya sedemikian rupa hingga kita dapat menilai dunia, dan mungkin saja

History of Dayak and Borneo
Damianus Siyok

MENGENAL KALEKA ATAU TEMBAWANG

Sebagai Penanda Kawasan Bersejarah Dunnis Iper mengartikan kaleka sebagai tempat (Iper, 2016; 298). Vinson dan Joane

Sastra
Arip Senjaya

Puisi, Sepatu, dan NU

Kritik Baru baru dikritik-kritikkan mulai tahun 1940-an. Lantas subur makmur hingga tahun 1960-an. Memang tahun 1941