Creative-Writing
Arip Senjaya

Sampai Mana Membaca Kant? Ovid!

Bayangkan ketololan ini. Suatu hari saya berniat membaca Kant dan tujuannya sederhana, yakni masuk ke Critique of Pure Reason, berjalan lurus menuju jantung rasio murni, lalu keluar beberapa minggu kemudian sebagai manusia yang sedikit lebih beradab. Tapi rencana itu mampus bahkan sebelum sempat dimulai. Baru di kata pengantar edisi pertama

Creative-Writing
Arip Senjaya

Fakultas Akal, Fakultas Beton

Agustus dan September sebentar lagi tiba. Ribuan anak SMA yang baru lulus akan resmi menyerahkan diri

Proverb & Philosophy
Arip Senjaya

Tata Bahasa Cacing

Dari tradisi “studia humanitatis” abad ke-16 kita pertama kali mengenal humanisme. Humanis berarti orangnya, yang bekerja

Media/Literasi
Arip Senjaya

Simalakama Kepengarangan

Ada pengarang, ada kepengarangan. Yang pertama author (nomina) dan ada kaitan memang dengan authority (menyangkut power

Culture
Arip Senjaya

Penyair Terkutuk

Meksipun alam makin praktis dan orang- orang telah memberi tanda DILARANG NANGIS. (Goenawan Mohamad, “Pada Sebuah